Apa kabar lagi saudara ku, pada kesempatan kedua kali ini saya akan menjelaskan Faidah-faidah Waktu istijabah antara adzan dan iqamah. bismillah akan saya mulai
Berikut ini beberapa faidah singkat seputar keutamaan dan aturan fiqih terkait waktu antara adzan dan iqamah :
1. Terdapat pahala shalat sunnah
Ketika seorang sampai di masjid, hendaknya ia tidak duduk terlebih dahulu, sebelum ia melakukan shalat sunnah 2 rakaat. Shalat tersebut bisa jadi shalat sunnah wudhu, shalat sunnah tahiyyatul masjid, shalat sunnah rawatib qabliyah, atau sekedar shalat sunnah mutlak antara adzan dan iqamah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda tentang shalat sunnah tahiyyatul masjid
“Jika salah seorang diantara kalian masuk masjid, maka hendaknya ia shalat dua rakaat sebelum ia duduk.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Terkait shalat sunnah mutlak, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
“Antara adzan dan iqamat itu terdapat shalat –Rasul mengulanginya tiga kali- bagi siapa yang berkehendak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Shalat sunnah rawatib yang paling utama adalah shalat sunnah fajar / shalat sunnah qabliyah shubuh. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
“Dua rakaat shalat sunnah shubuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”(HR. Muslim)
2. Salah satu waktu istijabah atau terkabulnya doa
Apabila ia telah selesai dalam shalat sunnahnya, hendaknya ia memanjatkan doa ketika masih ada waktu, sembari menunggu iqamah dikumandangkan.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad)
Dari Anas bin Malik pula, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
“Doa yang tidak mungkin tertolak adalah ketika antara adzan dan iqamah” (H.R. At-Tirmidzi).
Berdasarkan hadis inilah para wali songo membuat dzikiran berupa doa setelah adzan seperti yg banyak kita dengar di masjid dan mushalla sebagai berikut:
استغفرالله رب البريا استغفرالله من خطايا رب زدني علما نا فعا …
Bacaan istighfar di atas yang sering di baca saat jedah antara Adzan dan Iqamah dirancanh ole eali songo karena saat itu merupakan waktu istijabah. Oleh karena itu jangan di isi dengan ngobrol tanpa bernilai ibadah
Sebenarnya berapa menitkah idealnya jarak waktu setelah adzan dikumandangkan ke iqamah ?
Dari ‘Ubay bin Ka’ab, Jabir bin ‘Abdillah, Abu Hurairah dan Salman al-Farisi, NabiShallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
“Jadikan (waktu) antara adzan dan iqamahmu, sesuai dengan orang yang tidak tergesa gesa dalam menunaikan hajatnya dan orang yang tidak tergesa gesa dalam menyelesaikan makannya.” (HR. Ahmad & Tirmidzi).
Jadi kesimpulannya, jarak antara adzan dan iqamah dapat diperkirakan kurang lebih 10 menit, mungkin ini berlaku selain waktu maghrib karena waktu maghrib relatif sangat pendek sekali . gambaran ini disimpulkan dari hadits yang menyebutkan bahwa waktu antara adzan dan iqamah adalah seperti orang yang sedang makan dan dia tidak tergesa-gesa dalam makannya.
Oleh karena itu, sepatutnya bagi setiap pengurus masjid, tidak mematok waktu yang terlalu cepat untuk mengumandangkan iqamah, dalam rangka memberi kesempatan kepada jama’ah masjid tuk datang ke masjid dan mengerjakan berbagai macam ibadah tambahan yang bisa dikerjakan di sela-sela adzan dan iqamah.
Semoga Bermanfaat .Amin cc: http://jailanihm.com/
Wassalamualaikum Wr Wb




